Elnusa Petrofin Bersama Ndalem Gondosuli Menyelanggarakan Melukis Mural Batik di Laweyan

0
83

Ndalem Gondosuli sebagai rumah galeri dan edukasi batik yang terletak di Kampung Batik Laweyan Solo, terusberkomitmen untuk melestarikan dan mengembangkan industri Batik di kota Solo melalui berbagai terobosan kegiatan.

Kali ini dalam rangkaian kegiatan Employee Gathering 2020 dari PT. ELNUSA PETROFIN yang mengusung tema “Bangun Tekad Makin Hebat,diselenggarakan sebuah aksi melukis mural pola batik pada dinding sepanjang 225 meter yang melibatkan 380 peserta dari seluruh Indonesia.

Kegiatan ini diawali dengan blusukan di Kampung Batik Laweyan. Seluruh peserta diajak untuk belajar sekaligus berwisata meninjau bangunan-bangunan klasik gaya Laweayan yang bersejarah, melihat langsung proses industri batik, sekaligus berbelanja batik yang didampingi oleh pemandu lokal.

Kegiatan Aksi Mural Batik di Ndalem Gondosuli Laweyan diawali dengan suguhan pembuka “Batik Performing Art” yang dipentaskan sepanjang Jalan Gondosuli Laweyan. Peserta berkumpul secara berkelompok dan berbaris sepanjang dinding Ndalem Tjokrosoemartan sisi barat. Peserta bekerja sama melakukan olah cipta, serta bereksperimen dengan menggunakan pilihan warna yang disediakan.

Aksi mural ini merupakan simbol kekompakan dan keharmonisan dalam menciptakan sebuahkarya. Bagaimana gambar yang dilukis di media yang panjang menjadi gambar yang tersusun dalam satu kesatuan. Makna dalam lukisan mural pun tersusun dari gambaran lini bisnis Elnusa Petrofin sebagai salah satu perusahaan jasa hilir migas terpecaya di Indonesia. Selain itu, kegiatan ini merupakan bagian dari Corporate Social Responsbility (CSR) Elnusa Petrofin untuk mendukung wisata Kampung Batik dan menjadi tempat baru untuk berswafoto.

Direktur Utama PT Elnusa Petrofin berharap dengan adanya kegiatan mural ini dapat mendukung dan mempromosikan Kampung Batik Laweyan sebagai destinasi wisata unggulan di Kota Solo, yang pada gilirannya akan mampu menarik kunjungan wisatawan ke Laweyan. Sinergi dan kerjasama dengan pemuda dan masyarakat di Kampung Batik Laweyan, dapat terus dikembangkan dalam upaya untuk membangun industri pariwisata yang berkelanjutan.

 

Photo Credit : Joko Purwono

Tinggalkan Balasan