Rute dan Destinasi Baru Trans-NTT Wings Air Segera Terbang ke Ruteng

0
61

Ada rencana menghabiskan waktu liburan di Nusa Tenggara Timur (NTT)? Kupang adalah ibukota dari propinsi NTT yang sudah lama menawarkan beragam objek wisata memukau, antara lain pemandangan alami menuju Desa Fatumnasi, Air Terjun Oenesu dan Tesbatan, hamparan birunya Pantai Kolbano atau sunset di Pantai Tablolong. Terpenting lagi, bisa menikmati kuliner serta wisata belanja industri kerajinan. Kupang saja dirasa belum cukup untuk bertualang jika hanya sebentar. Bagaimana ditambah destinasi lainnya?

Ruteng merupakan kecamatan sekaligus ibukota Kabupaten Manggarai, yang berada di Pulau Flores, NTT. Bagi kalangan wisatawan dan pebisnis, karakteristik wilayah ini sangat memiliki potensi unggulan yang mencakup alam, kebudayaan, bahari, kearifan lokal serta lainnya. Tak heran bila dikenal “Rasa Berbeda dari Flores”

Kedua kota menarik tersebut, akhirnya menjadikan Wings Air (kode penerbangan IW) member of Lion Air Group segera membuka rute dan kota tujuan baru dari Kupang menuju Ruteng.

Penerbangan berjadwal akan dioperasikan dari Kupang melalui Bandar Udara Eltari (KOE) ke Bandar Udara Frans Sales Lega di Ruteng (RTG). Saat ini, Wings Air tengah mempersiapkan serta berkoordinasi bersama pihak terkait sehubungan dengan layanan dan operasional.

Rencana pembukaan jadwal penerbangan terbaru dari Kupang ke destinasi favorit NTT yakni Ruteng merupakan langkah strategis guna mengakomodir kebutuhan permintaan wisatawan, pebisnis dan masyarakat terhadap transportasi udara. Selain itu, memberikan pengalaman baru terbang di dalam negeri serta meyakinkan bahwa terbang itu aman, karena pelaksanaan penerbangan dijalankan sebagaimana pedoman protokol kesehatan.

Wings Air berharap dapat semakin membantu dan berkontribusi positif dalam perkembangan daerah sejalan program pemerintah. Konektivitas “Trans-NTT” semakin terbuka sebagai salah satu pusat ekonomi baru yang mempunyai sentra kerajinan, industri kreatif dan pertumbuhan sektor lainnya.

Seiring upaya mengembangkan pasar di dalam negeri, Wings Air optimis rute-rute di NTT termasuk Ruteng terus tumbuh yang didukung fasilitas perjalanan antardestinasi, yang menawarkan bagi travelers cara bepergian semakin cepat dan efektif dengan pesawat canggih ATR 72-500 dan ATR 72-600. Kenyamanan lebih terasa karena dibekali interior yang dirancang lebih futuristik, dapat bersantai ketika di kabin, bisa bekerja atau hanya menikmati perjalanan dengan melihat pemandangan karena pesawat mampu terbang rendah.

Sirkulasi Udara di Kabin Terjaga Baik

Kualitas udara segar (fresh) terus menerus dipasok dengan tingkat pembaruan volume udara kabin yang tinggi, sehingga siklus udara terjamin bersih. Dalam hal ini, bagian kesungguhan terhadap kesehatan karyawan serta penumpang, sejalan upaya memastikan aspek keselamatan dan keamanan penerbangan.

Aliran udara dari atas (langit-langit kabin) bergerak satu arah ke bawah (lantai), yang meminimalkan pergerakan udara ke depan dan arah belakang pada kabin (blown transversally and vertically). Udara akan tersedot ke area lantai melalui panel (floor panel level) sesuai proses pada katup aliran tekanan udara (pressurization outflow valves operation).

Volume udara kurang lebih 95 meter kubik di kabin akan selalu diperbaharui dalam waktu 5 sampai dengan 7 menit dengan mengandalkan 2 buah mekanisme ECS packs Operative, 2 buah Recirculation dan Extraction Syatem (by Environment Control System (ECS)) yang menjamin udara dalam kabin tetap segar.

Wings Air memaksimalkan berbagai langkah guna pencegahan penyebaran Covid-19 antara lain mengatur proses masuk dan keluar penumpang dari pesawat udara secara berurutan guna meminimalkan kepadatan. Pada pesawat ATR, naik dan turun dari pintu bagian belakang. Hal ini akan meminimalsir interaksi bertatapan langsung (face to-face) antara penumpang. Area dapur (galley) yang terletak di bagian belakang juga meminimalkan interaksi tatap muka antara penumpang dan awak kabin.

Dalam rangka menjaga kesehatan dan keselamatan penerbangan, Wings Air juga telah meningkatkan fase sterilisasi seluruh armada. Proses pembersihan pesawat dilakukan oleh tim teknisi dan aircraft interior exterior cleaning (AIEC), meliputi Aircraft Interior Cleaning (membersihkan bagian dalam pesawat) dan Aircraft Exterior Cleaning (membersihkan bagian luar pesawat).

Tinggalkan Balasan